Mental Health yang Menjadi Bahasan
Untuk unggahan pertamaku, aku akan membahas mengenai kesehatan mental yang saat ini sedang banyak diperbincangkan dan juga menjadi bahasan yang cukup mendalam, apalagi sekarang kita semua sedang dalam masa krisis yang tidak bisa diukur seberapa dalamnya krisis itu. Saat ini banyak sekali berita yang menunjukkan bahwa ada seseorang yang mencoba bunuh diri dikarenakan kurangnya perhatian pada kesehatan mental.
Sebelumnya kita akan berkenalan dulu dengan kesehatan mental. Seperti apa sih kesehatan mental itu ??
Kesehatan mental itu meliputi emosi, pikiran, kehidupan sosial, dan juga psikologi kita. Yang mana hal tersebut akan berakibat pada cara kita berpikir, perasaan kita, tindakan yang kita lakukan terhadap diri kita sendiri maupun orang lain, dan juga emosi yang bisa kita tunjukkan.
Kesehatan mental itu sangat penting juga bagi pertumbuhan seseorang, yang mana jika kita sedari kecil sudah ditanamkan mental yang sehat, pasti kita akan menjadi manusia yang lebih peka terhadap lingkungan dan juga keadaan. Kita akan tahu mana yang harus dihindari dan mana juga yang harus dipertahankan. Dan sebaiknya kesehatan mental harus ditumbuhkan sejak kita masih kecil. Sebagai seseorang yang baru menginjak umur 20, aku merasa bahwa kesehatan mental itu sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup ini.
Seberapa pentingkah kesehatan mental pada diri kita ??
Jika disuruh mengukur seberapa penting perhatian pada kesehatan mental. Dalam perspektif ku, aku merasa bahwa kesadaran kita akan kesehatan mental itu sangat penting. Baik itu pada diri kita sendiri maupun orang di sekitar kita dan bahkan pada orang lain yang kita tidak pernah mengenalnya sekalipun.
Untuk kesehatan mental pada diri kita sendiri, kita harus tahu mana yang baik untuk hidup ini, mana yang bisa kita pertahankan untuk menjadi semangat kita dalam meraih keinginan kita dan mencapai kehidupan yang lebih baik untuk kita. Kita harus mengukur seberapa besar siksa dan seberapa kebahagiaan yang kita dapatkan dari kegiatan yang kita jalani saat ini, kita harus menyayangi hidup ini dan tubuh ini.
Tidak perlu takut jika kamu mengalami sedikit gangguan pada kesehatan mental kalian, karena kalian tidak dalam gangguan jiwa, jiwa kalian baik-baik saja, hanya saja kalian merasa tertekan oleh sebuah keadaan yang mana kalian tidak suka dengan hal itu.
Mulai kapan kita harus memperhatikan kesehatan mental kita ?? Namun juga ada faktor yang mempengaruhi kesehatan mental
Ya, memang ada beberapa faktor juga yang bisa mempengaruhi kesehatan mental kita, dan yang paling umum yaitu di dalam lingkungan keluarga, keluarga merupakan masyarakat sosial yang paling dekat dengan anak, sehingga anak itu juga akan meniru kebiasaan orang tua mereka, sehingga keluarga juga harus bisa menanamkan hubungan sehat di dalam rumah. Ada pula kesehatan mental itu sudah tumbuh sejak kita masih dalam kandungan, yang mana hal tersebut didapatkan dari faktor genetik atau keturunan, contohnya seperti orang tua yang memiliki kepribadian temperamental atau orang jawa menyebutnya “darah tinggi nih orang”, itu juga akan berpengaruh pada kesehatan mental anaknya. Dan kesehatan mental yang sering disembunyikan oleh seseorang itu akibat dari trauma yang berkepanjangan yang mana akan mengakibatkan depresi dan juga stress yang berkepanjangan pula. Trauma itu biasanya didapatkan karena seseorang pernah mengalami kejadian yang menurut mereka buruk dan mengancam kehidupan mereka, sehingga mereka merasa tidak tenang dalam hidupnya.
Dari beberapa faktor itulah kita harus menyadari bahwa apakah diri kita ini mentalnya sudah sehat atau malah kita menyembunyikan perasaan dan pikiran kacau kita untuk berlaga atau bertindak seakan kita baik-baik saja.
Apa yang bisa dilakukan untuk memulihkan kesehatan mental ??
Saat kesehatan mental kamu sudah mulai terganggu atau kamu merasa tertekan, cepat cari jalan keluar. Kamu bisa mencari teman dan anggota keluarga yang bisa mendengarkan curhat mu dan memberimu sedikit obrolan yang meringankan pikiranmu atau kamu juga bisa menjalani konsultasi kepada psikolog yang akan membantumu mencari jalan keluar itu. Kamu juga bisa berlibur atau mencari kesibukan yang kamu senangi “me time lah istilahnya”, mengembalikan pikiran agar berpikir yang positif. Kamu tidak perlu menutupi kesehatan mental yang kamu alami pada semua orang, kamu bisa berhubungan dengan orang banyak, tidak perlu lagi menyendiri, karena hal itu akan membuatmu terpaku pada pikiran-pikiran negatif yang akan menjerumuskanmu pada kerusakan kesehatan mental itu.
Dan jika kamu menemukan teman, keluarga atau orang lain yang sedang merasa kesehatan mentalnya sedikit terganggu, jangan pernah tinggalkan mereka. Bantulah mereka dengan cara kamu berada di sisinya, mendengarkan ceritanya, memberikan saran yang mereka butuhkan, agar mereka merasa bahwa masih ada yang peduli dengan mereka, dan mereka tidak merasa kesepian.
Jangan pernah sekali-kali mengalihkan keterpurukanmu pada hal-hal yang negatif seperti, mencoba untuk memakai narkoba, minum alkohol sampai mabuk, menyendiri di dalam kamar, takut pada orang, anti sosial, atau bahkan ikut balap liar. Semua itu tidak akan mengurangi beban pikiranmu, malah akan menambah masalah di kehidupanmu. Jangan merasa tangguh saat kamu butuh bangku untuk menyandarkan tubuhmu.
Jika kamu ingin menanyakan sesuatu atau butuh teman untuk sekedar curhat dan kasih saran mengenai tulisanku ini atau mau request untuk tulisan apa yang bisa aku bahas di blog ini, kamu bisa menghubungiku lewat kolom komentar, kirim pesan di e-mail atau bahkan kirim direct message di Instagram aku @yeopeulo. Terimakasih sudah menyempatkan membaca.
Comments
Post a Comment